aku

aku
Ketika aku menikah

Kamis, 09 Juli 2020

coba

https://wahanapendidikanlingkungankita.blogspot.com/2020/07/coba.html#ff-compose

Kamis, 13 Juli 2017

Membuat Formulir

Isi Biodata Berikut Ini :

Data Pribadi :







Kotntak Person :

User Akses :



src="https://drive.google.com/drive/my-drive"> <= DOWNLOAD DISINI

Minggu, 04 Juni 2017

Hikmah dan Keutamaan Silaturahmi

Hikmah, Keutamaan & Manfaat Silaturahmi Atau Silaturahim Dalam Islam

      DiBulan Puasa Ramadhanini, umat Islam juga dianjurkan untuk bersilaturahmi kepada sanak famili ataupun rekan sejawat. Silaturahmi merupakan ibadah yang sangat agung, mudah dan membawa berkah.
       SebagaimanaFirman Allah SWT dan Sabda Rasulullah SAW:

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakankamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. SesungguhnyaAllah selalu menjaga dan mengawasi kamu”(QS. An Nisaa : 1).

“Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungankekeluargaan ? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikanNya telinga mereka, dan dibutakanNya penglihatan mereka”(QS Muhammad(47):22-23).

“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itudan takutlah terhadap Allah,supaya kamu mendapat rahmat”(QS. Al Hujuraat : 10).

“Barangsiapa yang suka dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya, maka sambunglah silaturahim”(HR. Bukhari).

“Sesungguhnya Rahmat itu tidak diturunkan kepada kaum yang di dalamnya adaseorang pemutus keluarga”(HR. Bukhari).

“Tidak ada dosa yang Allah swt lebih percepat siksaan kepada pelakunya di dunia, serta yang tersimpan untuknya di akhirat selain perbuatan zalim dan memutuskan tali silaturahmi”(HR Tirmidzi).

Mempererat tali silaturahmi memiliki banyak manfaat bagi umat Islam, diantaranya:
1.Mendapatkan ridho dari Allah SWT.
2.Membuat orang yang kita dikunjungi berbahagia.
3.Disenangi oleh manusia.
4.Memupuk rasa cinta kasih terhadap sesama.
5.Meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa kekeluargaan.
6.Mempererat tali persaudaraan.
7.Mempererat tali persahabatan.
8.Menambah pahala setelah kematiannya.
Dalam hal ini kebaikan manusia yang senang bersilaturahmi, akan selalu dikenang sehingga membuat orang lain selalu mendoakannya.

Semoga dengan sedikit informasi di atas, semakin menambah kesempurnaanKita dalam mempererat tali silaturahmi diBulan Ramadhan yang suci ini.
Rabu, 28 September 2011Materi Umum Pendidikan Lingkungan HidupI.Pengertian Lingkungan HidupSecara harfiah lingkungan berarti keadaan sekitar atau kondisi sekitar. Lingkungan ekonomi misalnya juga menunjuk kondisi sekitar yang berhubungan dengan fungsi ekonomi, yangberhubungan erat dengan pemenuhan kebutuhan rumah tangga, dan lainnya. Berarti kondisi alam sekitar kita, terutama tentang tanah, air, udara, tumbuhan, binatang, sinar matahari, dan lainnya yang mengisi planet bumi ini, atau sebagian dari planet bumi yang berada di daerah tertentu.Lingkungan adalah lingkungan hidup di atas bola bumi sebagai wadah (tempat) makhluk hidup itu berada. Lingkungan hidup di atas bola bumi itu disebut wadah bagi hidup dan hidup itu merupakan isi dari lingkungan. Antara wadah dan isi menyatu, selalu terdapat suasana dan kondisi yang berhubungan secara utuh dan menyeluruh, yang dapat diartikan menjadi serba terhubung. Keduanya tampak selaras, serasi, lengkap baik dari dalam maupun dari luar.Tiga unsur dasar dalam lingkungan meliputi (1) wadah(the contour); (2) isi(the content);(3) tata laku(the conduct).Antara ketiganya selalu dalam satu perwujudan dan perikehidupan yang serba terhubung yang laras, berimbang, lengkap, dan bulat. Perubahan salah satu unsur dasar tersebut, maka akan timbul kelainan yang dapat menjadi gangguan, dan mungkin menjadi ancaman.Hubungan antara unsur-unsur tersebut terdapat suatu sistem yang utuh, menyeluruh, laras, dan berimbang sehinggadapat dikatakan bahwa tata-kehidupan di atas bola bumi merupakan suatu sistem yang utuh menyeluruh. Dengan lain perkataan, antara hidup sebagai isi dan lingkungan hidup sebagai wadah serta tata-kehidupan sebagai tata-lakunya, terdapat suatu hubungan yang bersatu dan tidak tercerai-beraikan(holistik).Seorang ilmuwan abad XX yaituEinstainmengemukakan bahwa lingkungan(environment) adalah semua hal di sekitar kita kecuali diri kita sendiri. Lingkungan yang dimaksud adalah suatu lingkungan dari perspektif ekologi yang berarti semua isi alam dunia ini, yang manusia bisa menjalani kehidupannya. Konsep ini lebih mengedepankan manusia sebagai unsur utama di dalam lingkungan. Emil Salim mendefinisikanbahwa lingkungan hidup adalah segala kondisi atau keadaan dan pengaruh lingkungan yang terdapat dalam ruang yang di tempati manusia dan mempengaruhi hal-hal termasuk kehidupanmanusia. Ketiga komponen tersebut merupakan satu kesatuan yang berinteraksi dan saling mempengaruhi satudengan yang lainnya.Secara politis, Indoensia telah mengeluarkan berbagai perundang-undangan yang mengaciu pada pengelolaan lingkungan hidup semenjak tahun 1984. Perundangan yang terakhir adalah UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Bab I Pasal 1 ayat (1) disebutkan bahwa lingkungan hidup adalah Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup,termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi alam itu sendiri, kelangsungan perikehidupan, dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.Gambar 1. Diagram Hubungan Manusia dan Lingkungan HidupnyaLingkungan dapat dibedakan menjadi 3 (tiga) komponen, yaitu lingkungan fisik, lingkungan biologi, dan lingkungan social. Lingkungan fisik (physical environment) yaitu lingkungan yang berupa benda-benda tak hidup yang terdiri atas air, udara, tanah, energi dan berbagai bahan mineral yang terkandungdi dalamnya. Lingkungan biologi (biological environment) atau lingkungan hayati, yaitu lingkungan benda-benda hidup yang meliputi unsur-unsur hewan, tumbuhan danbahan baku hayati. Lingkungan social (social environment), yaitu lingkungan yang unsur-unsurnya terdiri atas system sosial, ekonomi, budaya dan kesejahteraan masyarakatBerdasarkan tingkat pengaruh keberadaan perilaku manusia dan dampak-dampaknya, maka Chiras dalam bukunyaEnvironment Science for the frame work, membagi Komponen Lingkungan Hidup dibedakan antara Lingkungan Alami, Lingkungan Binaan, dan Lingkungan sosial. Interpretasi dalam hubungan antara tiga komponen tersebut merupakan hubungan tarik menarik dalam suatu segitiga sama sisi. Maka pola keseimbangan tarik menarik tersebut merupakan hubungan interaksi yang mengarah pada pola keseimbangan. Hubungan interaksi tersebut dapat digambarkan pada Gambar di bawah ini.Gambar: Pola keseimbangan hubungan antara komponenMelalui gambar di atas dapat dijelaskan bahwa setiap sisi masing-masing memiliki titik pusat tarik menarik. Sisi antara Lingkungan alami dengan lingkungan binaan mempunyai titik rentang yang disebut Nilai manfaat (benefit Value). Sisi antara Lingkungan alami dengan Lingkungan Sosial mempuunyai titik rentang yang disebut Nilai Budaya (Culture Value), dan Sisi antara Lingkungan Binaan dengan Lingkungan Sosial adalah titik rentang yang disebut Nilai Tambah (Added Value).Nilai Manfaat (Benefit value) adalah tingkat dalam pola efektivitas dan efisiensi pemanfaatan sumber daya alam berdasarkan dimensi isi, ruang dan waktu. Nilai Budaya (Culture Value) adalah tingkat dalam pola adaptasi manusia dalam karakteristik atau kekhususan lingkungannya. Nilai Tambah (Added Value) adalah tingkat dalam pola manusia meningkatkan perilaku dalam menentukan eksistensi dan jati dirinya.A, Lingkungan AlamiLingkungan alami adalah khasanah keberadaan komponen-komponen lingkungan yang mengalami proses dan dinamika ekologi dengan minimal pengaruh dari kegiatan mekanis manusia.Lingkungan hidup alami adalah lingkungan hidup yang telah ada di alam tanpa memperoleh gangguan atau dimodifikasi oleh manusia. Lingkungan hidup alami terdiri atas komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik adalah segala makhluk hidup, mulai mikroorganisme sampai dengan tumbuhandan hewan. Lingkungan abiotik adalah segala kondisi yang terdapat di sekitar makhluk hidup yang bukan organisme hidup, seperti batuan, tanah, mineral, udara,angin, curah hujan, cahaya matahari dan lain–lain. Lingkungan biotik sering pula dinamakan lingkungan organik, sedangkan lingkungan abiotik dinamakan juga lingkungan anorganik.Di dalam lingkungan hidup alami terdapat hubungan saling mempengaruhi antara komponen abiotik dengan biotik. Komponen abiotik berupa batuan, tanah, air, udara (cuaca dan iklim) mempengaruhi keberadaan organisme di suatu wilayah. Keberadaan tumbuhan dan pertumbuhannyasangat dipengaruhi oleh kondisi tanah, cuaca dan iklim. Tumbuhan sayuran sangat baik pertumbuhannya di daerah pegunungan yang suhunya dingin dan tanah vulkanik yang subur. Sebaliknya tumbuhan palma (kelapa, nipah dan lain – lain) sangat baik pertumbuhannya di daerah pantai yang bersuhu panas (megaterma). Komponen biotik juga mempengaruhi abiotik. Sebagai contoh, suhu udara dipengaruhi oleh keberadaan tumbuhan. Jika kita berada di daerah yang banyak tumbuhannya, maka udara akan terasa lebih nyaman.Antar komponen biotik maupun antar komponen abiotik juga saling mempengaruhi. Keberadaan tumbuhan mempengaruhi keberadaan hewan di suatuwilayah. Di daerah dengan tumbuhan yang beragam memungkinkan hewannya juga beragam.Seperti halnya dalam lingkungan biotik, dalam lingkungan abiotik juga terjadi proses saling mempengaruhi. Tanah dipengaruhi oleh iklim, dan batuan atau bahan induk. Demikian halnya dengan air yang keberadaannya dipengaruhi oleh kondisi curah hujan , tanah dan batuan.Ekologi sebenarnya mempertanyakan tentang berbagai hal, seperti :-bagaimana alam bekerja-bagaimana spesies beradaptasi dalam habitatnya-apa yang diperlukan dari habitatnya untuk melangsungkan kehidupan-bagaimana mereka mencukupi materi danenergi-bagaimana mereka berinteraksi dengan spesies lain-bagaimana individu dalam spesies itu diatur dan berfungsi sebagai populasiRuang lingkup ekologi dapat dilihat pada spectrum Biologi sekumpulan individu, dari jenis yang sama, terjadi di satu tempat dalam waktu tertentu.Spectrum biologi, mulai darigen, sel, organ, organisme, populasi, komunitasyang bila ditambah dengan materi/mineral dan energi, maka akan menjadi sistem sel, sistem organ, system organisme, sistem populasi dan ekosistem. Dalam kaitan ini maka lingkungan alami mempunyai makna keberagaman jenis atau yang lebih dikenal dengan keanekaragaman hayati.Keanekaragaman hayati adalah konsep yang pertama kali dimunculkan oleh para ahli biologi untuk menggambarkan beragam unsur yang membentuk alam, dilihat dari tiga tingkatan, yaitu keanekaragaman ekosistem, keanekaragaman jenis (spesies), dan keanekaragaman plasma nuftah atau sumber daya genetika.Indonesia memiliki paling tidak 47jenis ekosistem alam yang khas (Sastraprajaet.al., 1989), dari lapangan es dan padang rumput salju di Papua hingga bermacam hutan basah daratan rendah, dari danau yang dalam hingga rawa yang dangkal, dan dari terumbu karang yang indah hingga taman rumput laut dan rawa bakau (MoF/Fao, 1991).B.Lingkungan BinaanLingkungan binaan adalah suatu lingkungan yang ditandai dominasi strukturbuatan manusia. Sistem lingkungan binaan bergantung pada asupan energi, sumberdaya, dan rekayasa manusia untuk dapat bertahan. Manusia menyadari bahwalingkungan mempunyai interaksi antar komponen dan juga keterbatasan kemampuan ( daya lenting ) lingkungan. Usaha manusia untuk memperpanjang usialingkungan hidup dikenal dengan penciptaan lingkungan hidup binaan yaitu berusaha membentuk, memodifikasi, atau mengelola lingkungan hidup. Tujuan agar lingkungan hidup dapat normal kembali seperti semula yaitu memiliki keseimbangan ekologi.Prinsip penciptaan lingkungan hidup binaanmisalnyamelakukan reboisasi hutan, pengelolaan air limbah agar bersih kembalidan aman jika dibuang ke sungai. Contoh yang sederhana dalam penciptaan lingkungan binaanmisalnya penanamanpohondi lingkungan komplek perumahan agar udaranya leebih segar, terlihat asri dannyamanSeharusnya manusia terus-menerus melakukan upaya lingkungan binaan.Namun kebanyakan, manusia tidak melakukannya sehingga banyak kerusakanlingkungan di mana-mana. Hutan lebat dibabat seenaknya tanpa memikirkan penanaman kembali. Air bersih dipakai untuk industri tekstil, setelah tercemarair tersebut dibuang ke sungai sehingga mencemari lingkungan.Kegiatan manusia yang tidak menciptakan lingkungan binaanmengakibatkandampak negatif terhadap lingkunganalam. Bagaimana agar tidak rusak, manusia perlumerencanakannya dengan baik setiap akanmembangun bangunan atau membuka hutanagar tidak mengganggu kelestarian lingkungan alami. Jika lingkungan binaan manusia tidak mampu mengembalikan keadaan lingkungan alami, lambat laun akan mempengaruhi keadaan sosial lingkungan sosial budaya manusia.C.Lingkungan SosialLingkungan sosial budya merupakan lingkunganhidup manusia yangmelakukan interaksi dengan sesamanya. lingkungansosial budaya tidak terlepas denganlingkungan alam. banyak kerusakanlingkunganalam akibatinteraksi antara manusia yang negatif, contohnyapeperangan yang mengakibatkan kerusakan alam secara langsung. kerusakan alam yang lainnyaseperti longgarnya aturan penegakan hukumbagi perambah hutan dan penjaraah hutan.Bentuk interaksi sosial yang dapat disaksikan dalam kehidupansehari-hari hanya dua kelompokbesar yaitu bentuk interaksi yang bersifat asosiasif dan yang bersifat disosiasif . Bentuk asosiasif adalahinteraksi sosial yang cenderungmenimbulkan dampak untuk saling bekerjasama,salin g meenghargai dansaling memberi dan menerima. Adapun bentuk disosiasif menimbulkan persaingan,pertentangan dan pertikaian.Bentuk pertentangan bermacam-macam mulai dari pertentangan pribadi, pertentangan rasial, pertentangan antar kelas-kelas sosial, pertentangan politik,danpertentangan yang bersifat internasional. Semua pertentangan menimbulkan keadaan lingkungan sosial yang tidak nyamanDalam interaksi dengan lingkungan alam, manusia menempati posisi yang dominan karena manusia dikaruniai kemampuan budaya yang lebih bila dibandingkan dengan mahluk-mahluk lainya. Dengan kemampuan budayanya itu manusia mampu mengubah permukaan muka bumi Tentu saja setiap kelompok masyarakat memiliki tingkat budayanya masing-masing. Masyarakat yang telah maju dengan teknologitinggi mampu memanfaatkan lingkungan bagi kemakmuran hidupnya. Kebalikanya, kelompok manusia yang berkemampuan budayanya masih terbatas, pemanfaatan daya lingkungannya juga terbatas.Berdasarkan uraian komponen sosialnya, maka faktor-faktor yang terjadi dapat meliputi faktor kependudukan, dinamika sosial, persepsi individu dan kelompok tentang sumber daya kehidupan,serta faktor penunjang seperti religius, kepercayaan, dan aliran-aliran hidup.II.ASPEK-ASPEK KAJIAN LINGKUNGANA.Ekologi dan EkosistemEkologi berasal dari bahasa Yunani, yangterdiri dari dua kata, yaituoikosyang artinyarumahatautempat hidup,danlogosyang berartiilmu.Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya.Dalam ekologi, kita mempelajari makhluk hidup sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya. Definisi ekologi seperti di atas, pertama kali disampaikan olehErnest Haeckel(zoologiwan Jerman, 1834-1914).untuk pengendalian populasi hama guna meningkatkan produktivitas. Ekologi berkepentingan dalam menyelidiki interaksiorganisme dengan lingkungannya. Pengamatan ini bertujuan untuk menemukan prinsip-prinsip yang terkandung dalam hubungan timbal balik tersebut.Dalam studi ekologi digunakan metoda pendekatan secara rnenyeluruh pada komponen-kornponen yang berkaitan dalam suatu sistem. Ruang lingkup ekologi berkisar pada tingkat populasi, komunitas, dan ekosistem.Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktora biotik antara lain suhu, air, kelembapan, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi.Ilmu yang mempelajari ekosistem disebut ekologi. Ekologi berasal dari dua kata dalam bahasa Yunani, yaitu oikos dan logos. Oikos artinya rumah atau tempat tinggal, dan logos artinya ilmu. Istilah ekologi pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckel (1834 - 1914).Gambar : Rantai makanan dalam ekosistemSatuan Makhluk Hidup dalam Ekosistema.IndividuIndividu adalah satu makhluk hidup, misalnya seekor semut, seekor burung dan sebuah pohon.b.PopulasiPopulasi adalah kumpulan individu sejenis yang dapat berkembangbiak serta berada pada tempat yang sama dan dalam kurun waktu yang sama. Contoh populasi adalah sekelompok semut di atas meja.c.KomunitasKomunitas adalah kumpulan beberapa macam populasi yang menempati daerah yang sama pada waktu yang sama, contohnya komunitas hutan jati, padang rumput dan hutan pinus.d.EkosistemEkosistem adalah kesatuan komunitas danlingkungannya yang membentuk suatu hubungan timbal balik di antara komponen-komponennya. Komponen suatu ekosistemmencakup seluruh makhluk hidup dan makhluk tidak hidup yang terdapat di dalamnya.Secara garis besar ekosistem dibedakan menjadi ekosistem darat dan ekosistem perairan. Ekosistem perairan dibedakan atas ekosistem air tawar dan ekosistem air Laut.Ekosistem daratialah ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan. Berdasarkan letak geografisnya (garis lintangnya), ekosistem darat dibedakan menjadi beberapa bioma, yaitu sebagai berikutBioma gurun, Bioma padang rumput,Bioma Hutan Basah, Biomahutan gugur,Bioma taiga, danBioma tundra.Ekosistem Air Tawar mempunyai ciriantara lain variasi suhu tidak menyolok,penetrasi cahaya kurang, dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca. Macam tumbuhan yang terbanyak adalah jenis ganggang, sedangkan lainnya tumbuhan biji. Hampir semua filum hewan terdapat dalam air tawar. Organisme yang hidup di air tawar pada umumnya telah beradaptasi.Tumbuhan yang hidup di air tawar biasanya bersel satu dan dinding selnya kuat seperti beberapa alga biru dan alga hijau. Air masuk ke dalam sel hingga maksimum dan akan berhenti sendiri. Tumbuhan tingkat tinggi, seperti teratai(Nymphaea gigantea),mempunyai akar jangkar (akar sulur). Hewan dan tumbuhan rendah yang hidup di habitat air, tekanan osmosisnya sama dengan tekanan osmosis lingkungan atau isotonis.Ekosistem air tawar dihuni oleh nekton. Nekton merupakan hewan yang bergerak aktif dengan menggunakan otot yang kuat. Hewan tingkat tinggi yang hidup di ekosistem air tawar, misalnya ikan, dalam mengatasi perbedaan tekanan osmosis melakukan osmoregulasi untuk memelihara keseimbangan air dalam tubuhnya melalui sistem ekskresi, insang, dan pencernaan.Habitat air tawar merupakan perantara habitat laut dan habitat darat.Ekosistem air tawar digolongkan menjadi air tenang dan air mengalir. Termasuk ekosistem air tenang adalah danau dan rawa, termasuk ekosistem air mengalir adalah sungai.Sedangkan ekosistem air lautdibedakan atas lautan, pantai, estuari, dan terumbu karang.B.Keanekaragaman HayatiKeanekaragaman hayati adalah konsep yang pertama kali dimunculkan oleh para ahli biologi untuk menggambarkan beragam unsur yang membentuk alam, dilihat dari tiga tingkatan, yaitu keanekaragaman ekosistem, keanekaragaman jenis (spesies), dan keanekaragaman plasma nuftah atau sumber daya genetika.Indonesia memiliki paling tidak 47jenis ekosistem alam yang khas (Sastraprajaet.al., 1989), dari lapangan es dan padang rumput salju di Papua hingga bermacam hutan basah daratan rendah, dari danau yang dalam hingga rawa yang dangkal, dan dari terumbu karang yang indah hingga taman rumput laut dan rawa bakau (MoF/Fao, 1991).Keanekaragaman Jenis, berdasarkan potensi keanekaragaman hayatinya, Indonesia merupakan negaramegabiodiversity(mempunyai tingkat keanekaragaman hayati yang besar di dunia). Hal ini karena Indonesia memiliki 17% dari total spesies dunia walaupun luasdaratan Indonesia hanya 1,3% luas daratan di dunia. Hutan Indonesia merupakan salahsatu ekosistem yang memiliki kekayaan spesies terbesar didunia. Bagian terbesar spesies palem dunia hidup di hutan-hutan Indonesia, juga ditemukan lebih dari 400 spesies pepohonan yang bernilai ekonomistinggi serta 25.000 spesies tumbuhan berbunga. Data ini masih bersifat sementara masih banyak spesies yang belum dikaji.Keanekaragaman genetika menunjukkan variabilitas di dalam suatu spesies yang diukur oleh variasi gen, walaupun hal ini sukar dideteksi karena gen tidak terungkap. Umumnya semakin besar populasi suatu spesies, semakin besar keanekaragaman genetikanya, dan semakin kecil kemungkinannya untuk punah. Sejumlah spesies Indonesia tersebar luas dan hidup pada berbagai habitat yang berbeda, sehingga melakukan adaptasi terhadap kondisi setempat sebagaimana tercermin pada susunan genetic yang berbeda diantara berbagai populasi. Seperti tumbuhanPometia pinnata, Bambusa vulgaris, Syzygium moluccanum, serta binatangColocalia fuciphaga, Placeus manyardanGeopelea striata.Variasi genetika merupakan sumber daya pokok yang diperlukan untuk menciptakan varietas unggul tanaman pertanian yang baru, sehingga digunakan istilah “sumber daya genetika tanaman”.Berbeda dengan kehilangan spesies, erosi keanekaragaman genetika seringkali hampir tidak kelihatan. Berbagai upaya untuk melestarikan sumber daya ini telah dimulai sekitar 20 tahun lalu.Indonesia dianggap sebagai salah satu dari pusat mega biodiversitas diduniadengan 47 jenis ekosistem.Kira-kira 17 % dari seluruh spesies yang ada di dunia berada di Indonesia. Kerusakan terjadi tidak saja karenapenebangan hutan dan lain sebagainya tetapi juga tidak dihargainyapengetahuan-pengetahuan local masyarakat.C.Rantai MakananSuatu organisme hidup akan selalu membutuhkan organisme lain dan lingkungan hidupnya. Hubungan yang terjadi antara individu dengan lingkungannya sangat kompleks, bersifat saling mempengaruhi atau timbal balik. Hubungan timbal balik antara unsur-unsur hayati dengan nonhayati membentuk sistem ekologi yang disebut ekosistem. Di dalam ekosistem terjadi rantai makanan, aliran energi, dan siklus biogeokimia.Rantai makanan adalah pengalihan energi dari sumbernya dalam tumbuhan melalui sederetan organisme yang makan dan yang dimakan. Para ilmuwan ekologi mengenal tiga macam rantai pokok, yaitu rantai pemangsa, rantai parasit, dan rantai saprofit.Rantai pemangsa landasan utamanya adalah tumbuhan hijau sebagai produsen. Rantai pemangsa dimulai dari hewan yang bersifat herbivora sebagai konsumen I, dilanjutkan dengan hewan karnivora yang memangsa herbivora sebagai konsumen ke-2 dan berakhir pada hewan pemangsa karnivora maupun herbivora sebagai konsumen ke-3. Rantai parasit dimulai dari organisme besar hingga organisme yang hidup sebagai parasit. Contoh organisme parasit antara lain cacing, bakteri, dan benalu. Rantai saprofit dimulai dari organisme mati ke jasad pengurai. Misalnya jamur dan bakteri.Rantai-rantai di atas tidak berdiri sendiri tapi saling berkaitan satu dengan lainnya sehingga membentuk faring-faring makanan.Salah satu cara suatu komunitas berinteraksi adalah dengan peristiwa makan dan dimakan, sehingga terjadi pemindahan energi, elemen kimia, dan komponen lain dari satu bentuk ke bentuk lain di sepanjang rantai makanan. Organisme dalam kelompok ekologis yang terlibat dalam rantai makanan digolongkandalam tingkat-tingkat trofik. Tingkat trofik tersusun dari seluruh organisme pada rantai makanan yang bernomor sama dalam tingkat memakan.Sumber asal energi adalah matahari. Tumbuhan yang menghasilkan gula lewat proses fotosintesis hanya memakai energi matahari dan C02 dari udara. Oleh karena itu, tumbuhan tersebut digolongkan dalam tingkat trofik pertama. Hewan herbivora atau organisme yang memakan tumbuhan termasuk anggota tingkat trofik kedua. Karnivora yang secara langsung memakan herbivora termasuk tingkat trofik ketiga, sedangkan karnivora yang memakan karnivora di tingkat trofik tiga termasuk dalam anggota iingkat trofik keempat.Struktur trofik dapat disusun secara urut sesuai hubungan makan dan dimakan antar trofik yang secara umum memperlihatkan bentuk kerucut atau piramid. Gambaran susunan antar trofik dapat disusun berdasarkan kepadatan populasi, berat kering, maupun kemampuan menyimpan energi pada tiap trofik yang disebut piramida ekologi. Piramida ekologi ini berfungsi untuk menunjukkan gambaran perbandingan antar trofik pada suatu ekosistem. Pada tingkat pertama ditempati produsen sebagai dasar dari piramida ekologi, selanjutnya konsumen primer, sekunder, tersier sampai konsumen puncak. Dikenal ada tiga macam piramida ekologi antara lain piramida jumlah, piramida biomassa dan piramida energi.a . Piramida jumlahPenentuan piramida jumlah didasarkan pada jumlah organisme yang terdapat pada satuan luas tertentu atau kepadatan populasi antar trofiknya dan mengelompokan sesuai dengan tingkat trofiknya. Perbandingan populasi antar trofik umumnya menunjukkan jumlah populasi produsen lebih besar dari populasikonsumen primer lebih besar dari populasi konsumen skunder lebih besar dari populasi konsumen tersier. Ada kalanya tidak dapat menggambarkan kondisi sebagaimana piramida ekologi. Misalnya, pada sebuah pohon asam tinggal jutaan semut, puluhan kupu-kupu, ratusan lebah, dan sekelompok burung pemakan serangga.b . Piramida biomassaPiramida biomassa dibuat berdasarkan pada massa (berat) kering organisme dari tiap tingkat trofik persatuanluas areal tertentu.Secara umum perbandingan berat kering menunjukkan adanya penurunan biomassa pada tiap tingkat trofik. Perbandingan biomassa antar trofik belum dapat menggambarkan kondisi sebagaimana piramida ekologi.c . Piramida energiDasar penentuan piramida energi adalah dengan cara menghitung jumlah energi tiap satuan luas yang masuk ke tingkat trofik dalam waktu tertentu, (misalnya per jam, per hari, per tahun). Piramida energi dapat memberikan gambaran lebih akurat tentang kecepatan aliran energi dalam ekosistem atau produktivitas pada tingkat trofik. Kandungan energi tiap trofik sangat ditentukan oleh tingkat trofiknya sehingga bentuk grafiknya sesuai dengan piramida ekologi yang sesungguhnya di lingkungan. Energi yang mampu disimpan oleh individutiap trofik dinyatakan dalam k kal/m2/hari.Pada piramida energi tampak jelas adanya penurunan jumlah energi secara bertahap dari trofik terendah ke trofik di atasnya. Penurunan ini disebabkanoleh hal-hal berikut:1.Hanya sejumlah makanan tertentu yang dapat dimakan oleh organisme trofik di atasnya.2.Beberapa bahan makanan yang sulit dicerna dibuang dalam keadaan masih mengandung energi kimia.3.Hanya sebagian energi kimia dalam bahan makanan yang dapat disimpan dalam sel dan sebagian lainnya untuk melakukan aktivitas hidup.D.EnergiEnergi dapat diartikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja. Energidiperoleh organisme dari makanan yang dikonsumsinya dan dipergunakan untuk aktivitas hidupnya. Cahaya matahari merupakan sumberenergi utama kehidupan. Tumbuhan berklorofil memanfaatkan cahaya matahariuntuk berfotosintesis. Organisme yangmenggunakan energi cahaya untuk merubahzat anorganik menjadi zat organikdisebutkemoautotrof.Organisme yang menggunakanenergi yang didapat dari reaksi kimia untukmembuat makanan disebut kemoautotrof.Energi yang tersimpan dalam makanan inilah yang digunakan oleh konsumen untuk aktivitas hidupnya. Pembebasan energi yang tersimpan dalam makanan dilakukan dengan cara oksidasi (respirasi). Golongan organisme autotrof merupakan makanan penting bagi organisme heterotrof, yaitu organisme yang tidak dapatmembuat makanan sendiri misalnya manusia, hewan, dan bakteri tertentu. Makanan organisme heterotrof berupa bahan organik yang sudah jadi.Aliran energi merupakan rangkaian urutan pemindahan bentuk energi satu ke bentuk energi yang lain dimulai dari sinar matahari lalu ke produsen, konsumen primer, konsumen tingkat tinggi, sampai ke saproba di dalam tanah. Siklus ini berlangsung dalam ekosistem. Materi yang menyusun tubuh organisme berasal dari bumf. Materi yang berupa unsurunsur terdapat dalam senyawa kimia yang merupakan Materi dasar makhluk hidup dan tak hidup.E.Siklus biogeokimiaSiklus biogeokimia atau siklus organikanorganik adalah siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik. Siklus unsur-unsur tersebut tidak hanya melalui organisme, tetapi jugs melibatkan reaksireaksi kimia dalam lingkungan abiotik sehingga disebut siklus biogeokimia.Siklus-siklus tersebut antara lain: siklus air, siklus oksigen, siklus karbon, siklus nitrogen, dan siklus sulfur. Di sini hanya akan dibahas 3 macam siklus, yaitu siklus nitrogen, siklus fosfor, dan siklus karbon.1. Siklus Nitrogen (N2)Gas nitrogen banyak terdapat di atmosfer, yaitu 80% dari udara. Nitrogen bebas dapat ditambat/difiksasi terutama oleh tumbuhan yang berbintil akar (misalnya jenis polongan) dan beberapa jenis ganggang. Nitrogen bebas juga dapat bereaksi dengan hidrogen atau oksigen dengan bantuan kilat/ petir. Tumbuhan memperoleh nitrogen daridalam tanah berupa amonia (NH3), ion nitrit (N02- ), danion nitrat (N03- ).Beberapa bakteri yang dapat menambatnitrogen terdapat pada akar Legum dan akar tumbuhan lain, misalnyaMarsiella crenata.Selain itu, terdapat bakteri dalam tanah yang dapat mengikat nitrogen secaralangsung, yakniAzotobacter sp.yang bersifat aerob danClostridium sp.yang bersifat anaerob.Nostoc sp.danAnabaenasp.(ganggang biru) juga mampu menambatnitrogen.Nitrogen yang diikat biasanya dalam bentuk amonia. Amonia diperoleh dari hasilpenguraian jaringan yang mati oleh bakteri. Amonia ini akan dinitrifikasi oleh bakteri nitrit, yaituNitrosomonasdanNitrosococcussehingga menghasilkan nitrat yang akan diserap oleh akar tumbuhan. Selanjutnya oleh bakteri denitrifikan, nitrat diubah menjadi amonia kembali, dan amonia diubah menjadi nitrogen yang dilepaskan ke udara. Dengan cara ini siklus nitrogen akan berulang dalam ekosistem. Lihat Gambar.Gambar. Siklus Nitrogen di Alam2.Siklus FosforDi alam, fosfor terdapat dalam dua bentuk, yaitu senyawa fosfat organik (pada tumbuhan dan hewan) dan senyawa fosfat anorganik (pada air dan tanah). Fosfat organik dari hewan dan tumbuhan yang mati diuraikan oleh dekomposer (pengurai) menjadi fosfat anorganik. Fosfatanorganik yang terlarut di air tanah atau air laut akan terkikis dan mengendap di sedimen laut. Oleh karena itu, fosfat banyak terdapat di batu karang dan fosil. Fosfat dari batu dan fosil terkikis dan membentuk fosfat anorganik terlarut di air tanah dan laut. Fosfat anorganik ini kemudian akan diserap oleh akar tumbuhan lagi.Siklus ini berulang terus menerus. Lihat GambarGbr. Siklus Fosfor di Alam3.Siklus Karbon dan OksigenDi atmosfer terdapat kandungan COZ sebanyak 0.03%.Sumber-sumber COZ di udara berasal dari respirasi manusia danhewan, erupsi vulkanik, pembakaran batubara, dan asap pabrik. Karbon dioksidadi udara dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk berfotosintesis danmenghasilkan oksigen yang nantinya akan digunakan olehmanusia dan hewan untuk berespirasi.Hewan dan tumbuhan yang mati, dalam waktu yang lama akan membentuk batubara di dalam tanah. Batubara akan dimanfaatkan lagi sebagai bahan bakar yang juga menambah kadar C02 di udara. Di ekosistem air, pertukaran C02 dengan atmosfer berjalan secara tidak langsung. Karbon dioksida berikatan dengan air membentuk asam karbonat yang akan terurai menjadi ion bikarbonat.Bikarbonat adalah sumber karbon bagi alga yang memproduksi makanan untuk diri mereka sendiri dan organisme heterotrof lain. Sebaliknya, saat organisme air berespirasi, COz yang mereka keluarkan menjadi bikarbonat. Jumlah bikarbonat dalam air adalah seimbang dengan jumlah C02 di air.Lihat GambarGambar. Siklus Karbon dan Oksigen di AlamSumber energi utama bagi kehidupan adalah cahaya matahari. Energi cahaya matahari masuk ke dalam komponen biotik melalui produsen (organisme fotoautotropik) yang diubah menjadi energi kimia tersimpan di dalam senyawa organik. Energi kimia mengalir dari produsen ke konsumen dari berbagai tingkat tropik melalui jalur rantai makanan. Energi kimia tersebut digunakan organismeuntuk pertumbuhan dan perkembangan. Kemampuan organisme-organisme dalam ekosistem untuk menerima dan menyimpan energi dinamakan produktivitas ekosistem produktivitas ekosistem produktivitas ekosistem produktivitas ekosistem produktivitas ekosistem. Produktivitas ekosistem terdiri dari produktivitas primer dan produktivitas sekunder.Produktivitas primer adalah kecepatan organisme autotrop sebagai produsen mengubah energi cahaya matahari menjadi energi kimia dalam bentuk bahan organik. Hanya sebagian kecil energi cahaya yang dapat diserap oleh produsen. Produktivitas primer berbeda pada setiap ekosistem, yang terbesar ada pada ekosistem hutan hujan tropis dan ekosistem hutan bakau.Produktivitas sekunder adalah kecepatan organisme heterotrop mengubah energi kimia dari bahan organik yang dimakan menjadi simpanan energi kimia baru di dalam tubuhnya. Energi kimiadalam bahan organik yang berpindah dari produsen ke organisme heterotrop (konsumen primer) dipergunakan untuk aktivitas hidup dan hanya sebagian yang dapat diubah menjadi energi kimia yang tersimpan di dalam tubuhnya sebagai produktivitas bersih.F.Sumber Daya AirKandungan air di bumi sangat berlimpah, volume seluruhnya mencapai 1.400.000.000 km3. Lebih kurang 97% merupakan air laut (air asin) yang tidak dapat dimanfaatkan secara langsung dalam kehidupan manusia. Dari 3% sisanya, 2% berupa gunung-gunung es di kedua kutub bumi. Selebihnya 0,75% merupakan air tawar yang mendukung kehidupan makhluk hidup di darat, terdapatdi danau, sungai dan di dalam tanah. Air tawar tersebut berasal dari siklus air (daur hidrologi) secara alami. Tahapan siklus tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:1.PenguapanProses perubahan air menjadi uapair disebut penguapan. Penguapan memerlukan energi panas, misalnya api kompor. Penguapan di alam (penguapan air laut dan air yang ada di daratan) terjadi dengan bantuan energi panas dari sinar matahari.Pada penguapan air laut, garam yang terkandung dalam air laut tidak ikut diuapkan (tetap tertinggal di laut). Jika uap air laut diembunkan akan diperoleh air tawar yang relatif murni.Tingkat penguapan bergantung pada dua faktor yang berbeda, yaitu: Suhu udara danBesar kandungan uap air yang terdapat di udara.Semakin tinggi suhu udara, semakin banyak uap air diserap oleh udara. Semakinkecil persentase uap air di udara, semakin banyak uap air dapat diserap udara. Suhu udara di padang pasir pada siang hari cukup tinggi, maka apa bila terdapat air permukaan akan terjadi penguapan yang tinggi.Penguapan air dapat terjadi melalui tumbuhan maupun permukaan bumi. Penguapan air melalui tumbuhan disebut transpirasi. Dengan demikian terdapat dua bentuk penguapan air yang berbeda di alam: (1)Penguapan di permukaan bumi (dari lautan, daratan); (2)Penguapan melalui tumbuhan (disebut transpirasi).2.Kondensasi Uap AirKondensasi merupakan proses kebalikan dari penguapan. Kondensasi uap air berarti proses perubahan uap air menjadi air (proses pengembunan).Di udara, kondensasi uap air terjadi jika:*.Udara yang sudah jenuh uap air ditambahuap air atau zat lain*.Suhu udara yang jenuh uap air turunUap air yang mengembun di udaramembentuk tetes-tetes air yang sangat kecil dan dapat dilihat sebagai awan di langit.3.Transportasi oleh AnginUdara yang mengandung uap air atau awan dapat terbawa angin ke tempat lain. Oleh karena itu angin memiliki peran penting dalam menentukan daerah dimanahujan akan terjadi.4.HujanTetes-tetes air hasil kondensasi terlalu kecil untuk dapat jatuh ke bumi, tetes-tetes air yang sangat kecil ini mungkin akan menguap kembali. Dengan bantuan transportasi angin, maka dapatdiperkirakan bahwa sampai satu juta tetes-tetes air yang sangat kecil tadi akan bertumpuk dan membentuk satu tetes air yang lebih besar. Tetes-tetes air besar inilah yang dapat jatuh sampai ke permukaan bumi sebagai tetesan hujan.Di daerah iklim sedang dengan ketinggian tertentu, kristal-kristal es bertumpuk dengan tetes-tetes air yang sangat kecil tadi dan membentuk satu gumpalan es. Gumpalan es ini akan meleleh pada waktu jatuh dan sampai ke bumi sebagai tetesan hujan.Hujan lebih banyak terjadi di daerah pegunungan dibandingkan dengan dataran rendah, karena suhu udara jenuh uap air, akan mengalami penurunan suhu setelah dibawa oleh angin dari dataran rendah ke pegunungan. Besarnya curah hujan di pegunungan ditambah dengan pepohonan yang lebat menyebabkan ketersediaan air bersih di pegunungan relatif banyak.5.Peresapan AirAir hujan yang jatuh ke tanah tidakseluruhnya langsung mengalir sebagai air permukaan, tetapi ada yang terserap oleh tanah. Peresapan air ke dalam tanah pada umumnya terjadi melalui dua tahapan, yaitu infiltrasi dan perkolasi. Infiltrasi adalah gerakan air menembus permukaan tanah masuk ke dalam tanah. Perkolasi adalah proses penyaringan air melalui pori-pori halus tanah sehingga air bisa meresap ke dalam tanah.Kedalaman air yang masuk ke tanah bergantung dari beberapa faktor, yaitu: jumlah air hujan, porositas tanah, jumlah tumbuh-tumbuhan serta lapisan yang tidak dapat ditembus oleh air. Air yang tertahan oleh lapisan kedap air (misalnya batu) membentuk air tanah.6.Sumber-sumber Air di AlamTerbentuknya sumber-sumber air di alam mengalami serangkaian proses. Airhujan jatuh ke tanah kemudian meresap ke dalam tanah. Sampai di kedalaman tertentu, air tersebut tertahan oleh lapisan batu-batuan (lapisan kedap air), yang membendung air sehingga tidak terus meresap ke bawah.Air permukaan adalah air yang menggenang atau mengalir di permukaan tanah, misalnya danau, sungai dan rawa-rawa. Sungai merupakan pengumpulan dari tiga jenis limpasan, yaitu: limpasan permukaan, limpasan di bawah permukaan dan limpasan air tanah, yang akhirnya akan kembali ke laut.III.ASPEK-ASPEK KAJIAN DAMPAKA.Pemanasan GlobalPemanasan globaldisebabkan oleh meningkatnya kadargas rumah kaca(CO2, CH4 dll). Di udara gas-gas tersebut menyerap sinar matahari yang dipantulkan oleh bumi sehingga suhu atmosfer menjadinaik. Hal tersebut dapat mengakibatkan perubahaniklimdan kenaikan permukaan air laut.Sistem iklim menurut konvensi perubahan iklim adalah interaksi keseluruhan atmosfir, hydrosfir, biosfir dan geosfir, sedangkan GRK(Green House Gases) adalah gas-gas yang mempengaruhi atmosfir yang dihasilkan secara alamiah (natural) dan aktivitas manusia (antrophogenic) untuk menyerap radiasi infra-merah matahari.Gas-gas rumah kaca yang terdapat di atmosfir terjadi secara alamiah sejak jutaan tahun lalu sebagai akibat letusan gunung-gunung berapi yang secara alamiah melepas berbagai gas tersebut. Dengan kemajuan teknologi dan penggunaan energi yang meluas,GRK semakin meningkat akibat aktivitas manusia yang menggunakan energi dari bahan bakar fosil (batu bara, minyak dan sebagainya) dan pesatnya perkembangan industri pertanian. Di sisi lain juga terdapat penggundulan hutan tropis yang dapat berfungsi untuk menyerap gas dari pembakaran energi telah berlangsung terus secara besar-besaran, diantaranya terjadi di hutan hujan tropis Indonesia dan Brazil. Sementara negara industri maju seperti Amerika Serikat tidak mau menurunkan pencemaran udara dari pembakaran energi, karena di khawatirkan akan mengganggu perekonomian negara adidaya tersebut.Gambar: Proses terjadinya efek rumah kacaB.PencemaranPencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan, atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentuyang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagisesuai dengan peruntukannya.Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran disebut polutan. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makhluk hidup. Suatu zat dapat disebut polutan apabila:·Jumlahnya melebihi jumlah normal·Berada pada waktu yang tidak tepat·Berada pada tempat yang tidak tepatMacam-macam pencemaran dapat dibedakan berdasarkan pada tempatterjadinya, macam bahan pencemarnya, dan tingkat pencemaran.1.Pencemaran udaraPencemar udara dapat berupa gasdan partikel. ContohnyaGas H2S. Gas ini bersifat racun, terdapatdi kawasan gunungberapi, bisa juga dihasilkan dari pembakaran minyak bumi dan batu bara. Gas CO dan CO2Karbon monoksida (CO) tidak berwarna dan tidak berbau, bersifat racun, merupakan hasil pembakaran yang tidak sempurna dari bahan buangan mobil dan mesin letup.Gas CO2dalam udara murni berjumlah0,03%. Bila melebihi toleransi dapat mengganggu pernapasan. Selain itu, gas C02yang terlalu berlebihan dibumi dapat mengikat panas matahari sehingga suhu bumi panas.ContohPartikelSO2dan NO2Kedua partikel ini bersama dengan partikel cair membentuk embun, membentuk awan dekat tanah yang dapatmengganggu pernapasan. Partikel padat, misalnya bakteri, jamur,virus, bulu, dan tepung sari juga dapat mengganggu kesehatan.Sumber polusi udara lain dapat berasal dari radiasi bahan radioaktif, misalnya, nuklir. Setelah peledakan nuklir, materi radioaktif masuk ke dalam atmosferdan jatuh di bumi. Pencemaran udara dinyatakan dengan ppm (part per million) yang artinya jumlah cm3polutan per m3udara.Sumber Pencemaran Udara2.Pencemaran airAir yang tercemar adalah air yang mengandung bahan-bahan asing dalam jumlah melebihi batas yang telah ditetapkan sehingga air tersebut tidak dapat digunakan untuk keperluan tertentu, misalnya untuk air minum, pertanian, perikanan dll.Pencemaran air pada dasarnya terjadi karena air limbah langsung dibuang ke badan air ataupun ke tanah tanpa mengalami proses pengolahanterlebih dulu, atau proses pengolahan yang dilakukan belum memadai. Pengolahan limbah bertujuan memperkecil tingkat pencemaran yang ada agartidak membahayakan lingkungan hidup.a.Limbah Rumah TanggaLimbah rumah tangga akan mencemari selokan, sumur, sungai, dan lingkungan sekitarnya.Limbah rumah tangga dapat berupa padatan (kertas, plastik dll.) maupun cairan (air cucian, minyak goreng bekas, dll.). Di antara limbah tersebut ada yang mudah terurai yaitu sampah organik dan ada pula yang tidak dapat terurai. Limbah rumah tangga ada juga yang memiliki daya racun tinggi, misalnya sisa obat, baterai bekas, air aki. Limbah-limbah tersebut tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3).b.Limbah TransportasiBerupa tumpahan oli, minyak tanah, tumpahan minyak dari kapal tangker. Tumpahan minyak akibat kecelakaan mobil-mobil tangki minyak dapat mengotori air tanah. Selain terjadi di darat, pencemaran lalu lintas juga sering terjadi di lautan. Semuanya sangat berbahaya bagi kehidupan.c.Limbah PertanianLimbah pertanian berupa sisa, tumpahan ataupun penyemprotan yang berlebihan misalnya dari pestisida dan herbisida. Begitu juga pemupukan yang berlebihan. Limbah pestisida dan herbisida mempunyai sifat kimia yang stabil, yaitu tidak terurai di alam sehingga zat tersebut akan mengendap di dalam tanah, dasar sungai, danau serta laut dan selanjutnya akan mempengaruhi organisme-organismeyang hidup di dalamnya. Pada pemakaian pupuk buatan yang berlebihan akan menyebabkan eutrofikasi pada badan air/perairan terbuka.d.Limbah Industri / PertambanganAir limbah industri dapat mengandung berbagai jenis bahan organik maupunanorganik. Secara umum zat-zat tersebut digolongkan menjadi:·Garam anorganik seperti magnesium sulfat dan magnesium klorida yang berasaldari kegiatan pertambangan, pabrik pupuk, pabrik kertas, dll.·Asam anorganik seperti asam sulfat yang berasal dari industri pengolah bijih logam dan bahan bakar fosil yang mengandung kotoran berupa ikatan belerang.·Senyawa organik seperti pelarut dan zat warna yang berasal dari industri penyamakan kulit dan industri cat.·Logam berat seperti kadmium, air raksa (merkuri) dan krom yang berasal dariindustri pertambangan, cat, zat warna, baterai, penyepuhan logam, dll.Zat-zat tersebut di atas jika masukke perairan akan menimbulkan pencemaran yang dapat membahayakan makhluk hidup pengguna air tersebut, termasuk manusia. Kegiatan pertambangan selain menghasilkan bahan-bahan kimia seperti di atas juga menghasilkan endapan lumpur dalam jumlah besar. Jika turun hujan, lumpur ini bisa terbawa aliran air hujan sampai ke sungai. Hal ini akan meningkatkan kekeruhan air.e.Kegiatan Penebangan HutanPenebangan hutan secara besar-besaran dan berkesinambungan akan menyebabkan hutan gunduldan mengakibatkan erosi pada musim hujan, sehingga terjadi pengikisan humus dan pengikisan tanah. Hal ini selain menyebabkan lahan kritis juga akan menyebabkan pencemaran air. Air hujan yang jatuh akan langsung mengalir di permukaan dengan membawa tanah dalamalirannya. Akibatnya kualitas air permukaanmenurun (menjadi keruh)karena terlalu banyak partikel-partikel tanah di dalamnya.C.Sampah dan LimbahAkibat dari semakin berbahayanyatingkat konsumsi masyarakat serta aktifitas lainnya maka bertambah pula buangan/limbah yang dihasilkan, disebut limbah domestik atau sampah. Limbah tersebut menjadi permasalahan lingkunganhidup karena kuantitas maupun tingkat bahayanya mengganggu kehidupan makhluk hidup lainnya. Selain itu banyak pabrik, kegiatan pertambangan dan produksi minyak, pengolahan minyak mentah dan fasilitas-fasilitas lain, menghasilkan banyak produksi limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).Bila tidak dikelola dengan baik, limbah B3 terkadang dibuang begitu saja keperairan / lahanterbuka. Ada juga yang ditimbun / ditampung dalam container yang mudah rusak menyebabkan limbahnya masuk ketanah atau terbawa oleh aliran air hujan ke sistem air permukaan dan air bawah tanah. Sementara limbah yang dibakar secara tidak terkendali, juga akan menimbulkan uap / gas beracun di udara.Limbah Padat DomestikBerdasarkan asalnya, sampah padat dapat digolongkan sebagai:Sampah Organikterdiri dari bahan-bahan penyusun tumbuhan dan hewan yang diambil dari alam atau dihasilkan dari kegiatan pertanian, perikanan atau yang lain. Sampah ini dengan mudah diuraikan dalam proses alami, sampah rumah tanggasebagian besar merupakan bahan organic. Termasuk sampah organik, misalnya sampah dari dapur, sisa tepung, sayuran, kulit buah dan daun.Sampah Anorganikberasal dari sumberdaya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagaian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastick dan kaleng. Kertas, koran dan karton merupakan perkecualian, berdasarkan asalnya kertas, koran dan karton termasuk sampah organik. Tetapi karena kertas, koran dan karton dapat didaur ulang tidak seperti sampah anorganik lain (misalnya gelas, kaleng dan plastik), maka di sini dimasukkan kedalam kelompok sampah anorganik.Sampah Khusus,sampah yang memerlukanpenanganan khususuntuk menghindari bahaya yang akan ditimbulkannya, khususnya sampah dari Rumah Sakit. Sampah ini merupakan sampah biomedis, seperti sampah dari pembedahan, peralatan (misalnya pisau bedah yang dibuang), botol infus dan sejenisnya, serta obat-obatan (pil, obat bius, vitamin).Cara pencegahan dan penanganan sampah rumah sakit antara lain:§Sampah rumah sakit perlu dipisahkan§Sampah rumah sakit harus dibakar didalam sebuah incinerator milik rumah sakit§Sampah rumah sakit ditampung di sebuah container dan selanjutnya di bakar di tempat pembakaran sampah.§Sampah biomedis disterilisasi terlebih dahulu sebelum dibuang ke landfill.Limbah B3Di Indonesia pabrik sering langsung membuang limbah B3 yang dihasilkan ke tanah tanpa diolah misalnya menimbunnya dilokasi pabrik, membuangnya ke tempat pembuangan akhir sampah, membuangnya ke sungai, atau menjadikan tanah urukan. Membuang limbah B3 langsung ke lingkungan dampaknya baru akan muncul 10-15 tahun mendatang berupa bencana lingkungan.Tekanan pencemaran limbah B3 bukan hanya datang dari dalam negeri saja.Ketatnya peraturan, pengawasan dan standar pengelolaan limbah B3 di negara maju meningkatkan perpindahan limbah B3lintas negara, terutama dari negara maju kenegara sedang berkembang yang pengawasan dan peraturan lingkungannya masih rendah.Diperkirakan lebih dari 2,2 ton/tahun limbah B3 diekspor ke negara berkembang dari negara maju.Indonesiayang memiliki wilayah perairan luas dan beribu-ribu pulau menjadisalah satu tujuan pembuangan limbah B3 ilegal maupun legal melalui jalur perdagangan dari negara lain. Salah satu kasus yang terungkap adalah impor limbah plastik yang terkontaminasi limbah B3 ke Pulau Bangka dan Pelabuhan Belawan Medan antara tahun 1999-2000. Sedangkanimport limbah non B3 tahun 2002 tercatat 1.296.855,80 ton untuk limbah kertas dan 59.147.711,80 untuk serat logam (KLH 2002).Kebutuhan bahan kimia untuk perindustrian baik industri farmasi, kimia, pupuk, pertambangan, kesehatan dan pertanian makin lama semakin meningkat. Pengawasan peredaran B3, pengelolaan bahan kimia B3 menjadi sangat penting dan pengguna B3, agar dapat mengurangi resiko penggunaan B3 mencemari lingkungan dan kesehatan manusia.Menurut data UNEP ada 100.000 jenis senyawa kimia yang digunakan dan ratusan digolongkan kedalam B3, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dapat mengganggu kesehatan manusia dan lingkungan apabila tidak dikelola dengan tepat dan benar. Beberapa kasus yang terjadi misalnya peristiwa Bopal, telah membuka mata industri maupun pemerintah dan masyarakat untuk mengelola B3 dan limbah B3 yang dihasilkannya dengan baik.Saat ini ada sekitar 5.500 bahan kimia berbahaya dan beracun yang keluar masuk Indonesia. Upaya untuk mencegah pencemaran lingkungan oleh B3 adalah mengawasi jumlah bahan kimia yang beredar dan masuk ke wilayah Indonesia, mengawasi perpindahan lintas batas terutama untuk bahan kimia yang dilarang dan terbatas penggunaannya. Pemerintah juga mengawasipersistent organic pollutant(POPs) yang ada di Indonesia.POPs adalah bahan kimia yang bersifat racun biasanya digunakan sebagai bahan aktif pestisida, tahan perubahan (stabil), bisa terakumulasi di dalam tubuh makhluk hidup (bersifat bioakumulasi) dan bisa berpindah melalui udara, air dan makhluk hidup yang jauh dari sumbernya, terakumulasi dalam lingkungan teresterial atau lingkungan akuatik. POPs sudah dilarang penggunaannya, sayangnya informasi mengenai sisa senyawa atau residu dari penggunaan di masa lalu sangat minim dan tidak mudah melacak keberadaannya. Meskipun demikian masih ada yang menggunakan POPs secara illegal. Untuk mencegah masuknya limbah B3 dari negara lain, Indonesia telah meratifikasi Konvensi Basel, yang mengatur perpindahan limbah B3 antar negara, melalui Keppres No. 61 Tahun 1993pada tanggal 12 Juli 1993.a.Dampak terhadap KesehatanLokasi dan pengelolaan samapah yang kurang memadai (pembuangan sampah yang tidak terkontrol) merupakan tempat yang cock bagi beberapa organisme dan menarik bagi berbagai binatang seperti lalat dan anjing yang dapatmenjangkitkan penyakit. Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut :§Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Penyakitdemam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai.§Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit).§Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia). Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernaan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah.§Sampah beracun, telah dilaporkan bahwadi Jepang kira-kira 40.000 orang meninggalakibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg).Raksa ini berasal dari sampah yang di buang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator.b.Dampak terhadap LingkunganCairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akanmencemari air. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa species akan lenyap, hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem peraiaran biologis. Penguraian sampah yang di buang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas cair organick, seperti metana. Selain berbau kurang sedap, gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat meledak.c.Dampak terhadap Keadaan Sosial dan Ekonomi§Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat: bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk karena sampah bertebaran dimana-mana.§Memberikan dampak negative terhadap kepariwisataan.§Pengelolaan sampah yang tidak memadai menyebabkan rendahnya tingkat kesehatan masyarakat. Hal penting disini adalah meningkatnya pembiayaan secara langsung (untuk mengobati orang sakit) dan pembiayaan secara tidak langsung (tidak masuk kerja, rendahnya produktivitas).§Pembuangan sampah padat ke badan air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum seperti jalan, jembatan, drainase dan lain-lain.§Infrastruktur lain dapat juga dipengaruhi oleh pengelolaan sampah yang tidak memadai, seperti tingginya biaya yang diperlukan untuk pengolahan air. Jika sarana penampungan sampah kurang atau tidak efisien, orang akan cenderung membuang sampah di jalan. Hal ini mengakibatkan jalan perlu lebih sering dibersihkan dan diperbaiki.D.Degradasi LahanDegradasi lahan umumnyadiakibatkanoleh rusaknya struktur tanah yang diawali dengan terbentuknyasurface sealingdancrustingyang ada pada permukaan tanah. Terbentuknyasealdancrustdipermukaan tanah sangat tergantung pada :·Sifat-sifat tanah,·Iklim, dan·Pengelolaan terhadap tanahSalah satu penyebab degradasi lahan yang cukup penting adalah penurunan kualitas fisik tanah, dalam hal ini adalah rusaknya struktur tanah. Kerusakan struktur tanah umumnya dimulai oleh terbentuknya lapisan (seal) dan kerak (crust) di permukaan tanah (surface sealingdancrusting). Akibat dua keadaan tersebut dapat menyebabkan kesulitan perkecambahan biji, menghambat pertumbuhan tanaman, dan mengurangi laju infiltrasi tanah. Selanjutnya, penurunan laju infiltrasi tanah dapat mengurangi persediaan air dalam tanah, meningkatkan jumlah dan laju aliran permukaan dan pada akhirnya meningkatkan bahaya erosi pada tanah.Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya degradasi lahan adalah air yang berfungsi sebagai penyelamat karena memberikan kesempatan hidup bagi makhluk. Namun ketika alam terganggu keseimbangannya, air yang biasanya memberikan kesempatanhidup terutama pada musim kemarau menjadi faktor yang membantu tertutupnyakesempatan hidup. Di beberapa daerah aliran air yang semula dinilai bukan benda yang bernilai ekonomis seperti halnya udara kini menjadi benda yang bernilai ekonomis.E.Etika LingkunganDalam hubungan dengan alam semesta manusia bergerak dalam dua arahyang memusatkn dirinya pada pusat alam semesta mengeksploitasi demi kepentingan sendiri. Namun kadangkala manusia mengganggu bagian dari ekosistem. Dua pendekatan ini yang pernah dikembangkan oleh Arne Naess di Amerika.Pendekatan pertama disebut"antroposentrisme" dan yang kedua adalah"antropomorfisme/ biosentrisme". Manusiasepeti yang oleh Soeryono (1978) adalah sesuatu yang paling ajaib daripada keajaiban yang ada didunia. Dalam kedudukan di alam ini oleh Sang Pencipta, manusia ditempatkan pada kedudukan tertinggi daripaad mahuk hidup lainya. Agama Islam menempatkan manusia dengan sebutan khalifah di bumi yang diberi tugas dan tanggung jawab untuk mengelola dan memakmurkan bumi beserta 1sinya yang pada gilirannya akan bermanfaat bagi kehidupan seluruh mahlukAllah pada umumnya.A. AntroposentrismeSecara etimologis Antroposentrisme tesusun dari dua kata bahasa Yunani yaitu "antropos" yang berartimanusia dan "centrum" yan gberati pusat. Antroposentrtisme dapat diartikan sebagai suatu meyakinkan bahwa manusia dan karya-karyanya adalah pusat dari alam sebagai realitas yang ada di luar manusia. Alam merupakan sesuatu yang asing bagi dirinya. Sehingga hal ini timbl suatu jarak moral antara diri manusia dengan dunianya. Moral atau nilai-nilai alam tergantung pada apa yang dipikirkan atau dipersepsikan manusia sebagai sesuatu yang menarik, indah, baik, benar dan sebagainya. Akibatnya manusia dapat saja memperlakukan dan menguasai kenyataan / realitas asing tersebut secara kasar atauhalus sesuai dengan kepentingan dan pandangan.Antroposentirsme menjadikan manusia sebagai pusat segalanya dan diatas dari segala sesuatu dalam alam semesta. Maka itu segala sesuatu yang ada di dalam alam harus sedapat mungkin digunakan demi kebaikan dan kemakmuran manusia. Sedangkan bagaimana melestarikan dan memelihara lingkungan sekitar manusia boleh dikorbankan asal kebahagiaan dan kemakmuran tercapai. Namun pandangan filsafa barat tidak hanya tersebut diatas, beberapa tokoh lainnya memandang alam sebagai kosmos dimana manusia salah satu bagian di dalamnya.B. BiosentrismeBerasal dari babungan kata Yunani"bios" (hidup) dan kata latin "centrum" (pusat). Secara harafiah Biosentrisme diartikan sebagai suatu keyakinan bahwa kehidupan manusia crat hubungannya dengan kehidupan seluruh kosmos. Manusia dipandang sebagai salah satu organisms hidup dari alam semesta yang mempunyai rasa saling ketergantungan dengan penghuni alam semesta lainnya.Dalam Biosentrisme, manusia tidak dipandang begitu agung dan berhak mutlak mengatur dan menguasai alam, namun hanya sebagai bagian alam semesta. Disini manusia terkena hukum-hukum alam, dan manusia dengan kemampuannya berusaha menandingi alam semesta yang ganas. Manusia dimengerti sebagai mahluk yang punya keterbatasan seperti hainya dengan mahkluk hidup lainnya. Manusia sangat tergantung pada lainnya, sehingga menjadi satu kesatuan dalam kosmos. Pandangan manusia terhadap alam semesta sedapat mungkin memahami bahkan mengagumi. Dalam pandangan Filsafat Timur yang diwakili Hinduisme alam menjadi sesuatu yang makrokosmos, dimana manusia hidup didalamnya sebagai mikrokosmos. Sedangkan pandangan Konfuisme, mengajak manusia kembali kepada alam semesta demi memperoleh kebahagiaan. Dalam aliran Zen di Jepang manusia berusatia moncari keheningan dalam alam dan menyatu dengan dirinya sendiri.Dalam pandanganfilsafat lslam meletakkan pada etika / moral manusia terhadap alam, yakni mengajak manusia hidup dalam keseimbangan dengan alam dan sebagai makhluk bumi yang diberl mandat oleh Sang Pencipta untuk tetap memelihara dan menjaga bumi dari segala ancaman. Sikap memelihara dan menjaga bumi merupakan penerapan tanggung jawab manusia kepada Sang Pencipta alam dengan segala isinya.Dalam sejarah perkembangan manusia jelas terlihat perbedaan cara pendekatan terhadap alam. Pada mulanya bisa dikatakan manusia sepenuhnya tergantung pada alam sekitarnya untuk hidup bahkan tidak jarang manusia terpaksa men akui keterbatasan, seperti misalnya terjadi gangguan-gangguan dari alam. Seolah-olah alam punya hukumnya sendiri yang tidak dimengerti oleh manusia. Namun lama kelamaan manusia karena manusia mempunyai intelegensi, maka manusia mengambil jarak dari alam dan mempelajari alam semesta ini. Sehingga lambat laun alam mulai dikenal manusia dan kemudian dimanfaatkan demikelestariannya.IV.PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUPPendidikan lingkungan hidup adalah upaya mengubah perilaku dan sikapyang dilakukan oleh berbagai pihak atau elemen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai lingkungan dan isu permasalahan lingkungan yang pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan untuk kepentingangenerasi sekarang dan yang akan datang.Pendidikan lingkungan hidup (PLH) dapat dilaksanakan melalui pendidikan formal, non-formal dan informal. Pendidikan lingkungan hidup formal adalah kegiatan pendidikan hidup yang diselenggarakan melalui sekolah, terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi dan dilakukan secara terstruktur dan berjenjang, dengan metode pendekatan kurikulum yag terontegrasi maupun kurikulum yang monolik atau tersendiri.Pembinaan kesadaran LingkunganHidup melalui kegiatan-kegiatan nyata yang dekat dengan kehidupan siswa sehari-hari, dapat membawa siswa lebih memahami dan dapat langsung mengaplikasikannya. Lingkungan sekolah merupakan lingkungan para siswa hidup sehari-hari. Didalamnya terdapat komponen-komponen Ekosistem dan Sosiosistem, jika lingkungan sekolah tersebut ditata sedemikian rupa maka akandapat menjadi wahana pembentukan perilaku arif terhadap lingkungan (Paryadi, 2008:1).Pendidikan lingkungan hidup non-formal adalah kegiatan pendidikan di bidang lingkungan hidup yang dilakukan di luar sekolah, yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang, misalnyapelatihan AMDAL, PPNS (Penyidik PegawaiNegeri Sipil). Pendidikan lingkunagn hidup informal adalah kegiatan pendidikan di bidang lingkungan hidup yang dilakukan di luar sekolah dan dilaksanakan tidak terstruktur dan tidak berjenjang. Sedangkan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pendidikan lingkunganhidup formal yaitu pendididikan lingkunganhidup yang diselenggarakan melalui sekolah formal.1.Perkembangan Pendidikan Lingkungan Hidup di IndonesiaPendidikan lingkungan hidup diawali dengan diselenggarakannya lokakarya internasional pada tahun 1975 yang diselenggarakan di Beograd, Yugoslavia. Dari lokakarya tersebut dihasilkan pernyataan mengenai Pendidikan Lingkungan Hidup yang dikenal dengan ”The Belgrade Charter – Global Frame Work for Environment Education”. DalamBelgrade Chartertersebut dirumuskan tujuan pendidikan lingkungan hidup :a.Meningkatkan kesadaran dan perhatian terhadap keterkaitan di bidang ekonomi, sosial, politik, serta ekologi, baik di daerah perkotaan maupun pedesaan.b.Memberi kesempatan bagi setiap orang untuk mendapatkan pengetahuan, ketrampilan, sikap/perilaku, motivasi dan komitmen yang diperlukan untuk bekerja secara individu untuk menyelesaikan masalah lingkungan saat ini dan mencegahmunculnya masalah baru.c.Menciptakan satu kesatuan pola tingkah laku baru bagi individu, kelompok dan masyarakat terhadap lingkungan hidup.Dalam lingkup negara-negara ASEAN telah disepakati dan dikeluarkanAsean Environment Education Action Plan(AEEAP) 2000-2005. Indonesia sebagai salah satu anggota ASEAN juga ikut aktif dalam merancang dan melaksanakan AEEAP 2000-2005 untuk meningkatkan pendidikan lingkungan hidup.Pendidikan lingkungan hidup di Indonesia dirintis pada tahun 1975 dengan disusunnya Garis-garis Besar Program Pengajaran (GBPP) pendidikan lingkungan hidup Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Jakarta, yang kemudian diujicobakandi 15 (lima belas) sekolah dasar di Jakarta pada tahun 1977/1978. Kemudian pada tahun 1979 dibentuk dan berkembang Pusat Studi Lingkungan di Perguruan Tinggi, baik negeri maupun swasta. Pada jenjang pendidikan dasar dan menengah baik umum maupun kejuruan, pendidikan lingkuan hidup dituangkan secara integratifdalam kurikulum 1984. Selanjutnya pada kurikulum 1994, materi pendidikan lingkungan hidup masih terintegrasi pada mata pelajaran tertentu dengan pendekatan dan metode lebih pada penguasaan materi serta lebih berorientasi pada aspek kognitif. Oleh karena itu, tamantan yang dihasilkan cenderung hanyamemiliki ketrampilan menghafal dan kurang memiliki kepekaan terhadap lingkungan.2.Konsep Green SchoolSecara harfiah Green school berarti sekolah hijau, namun sebenarnya memiliki makna yang lebih luas dari arti harfiahnya. Green school bukan hanya tampilan fisik sekolah yang hijau/rindang, tetapi ujud sekolah yang memiliki program dan aktivitas pendidikan mengarah kepadakesadaran dan kearifan terhadap lingkungan hidup. “Sekolah hijau” yaitu sekolah yang memiliki komitmen dan secara sistematis mengembangkan program-program untuk menginternalisasikan nilai-nilai lingkungan ke dalam seluruh aktifitas sekolah.Tampilan fisik sekolah ditata secara ekologis sehingga menjadi wahana pembelajaran bagi seluruh warga sekolah untuk bersikap arif dan berprilaku ramah lingkungan. Program pendidikan dikemas secara partisipatif penuh, percaya pada kekuatan kelompok, mengaktifkan dan menyeimbangkan Feeling, Acting, dan Thinking, sehingga tiap individu bisa merasakan nilai keagungan inisiasinya. Secara konsep kelompok didorong untuk mampu melahirkan visi bersama dengan memahami apa yang menjadi penting (Definisi), menemukan dan mengapresiasi apa yang telah ada dan tentunya itu terbaik(Discovery), menemukan apa yang semestinya ada (Dream), menstrukturkan apa yang ada (Design) dan merawatnya hingga menjadi ada (Destiny), sehingga hasilnya akan melampaui dari apa yang dinginkan dan sangat sinergi dengan konteks realitas yang ada dalam kehidupansekolah.Sebenarnya memahami makna Green school yang seharusnya adalah “berbuat untuk menciptakan kualitas lingkungan sekolah yang kondusif,ekologis,lestari secara nyata dan berkelanjutan, tentunya dengan cara-cara yang simpatik, kreatif, inovatif dengan menganut nilai-nilaidan kearifan budaya lokal“.Program Green School (Green School Movement) harus disusun secara holistik dengan mengkaitkan keseluruhan program yang ada di sekolah serta mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat berpengaruh, baik faktor pendukung atau faktor penghambatnya. Potensi internal sekolah yang berupa lahan, sumberdaya air, energi dan limbah serta potensi sekitar sekolah seperti tradisi masyarakat, kondisi bentang alam dan ekosistemnya akan menjadi objekobjek pengembangan dalam program Green School.Program Green School dikembangkan melalui lima kegiatan utama meliputi: 1) pengembangan kurikulum berwawasan lingkungan, 2) pengembangan pendidikan berbasis komunitas, 3) peningkatan kualitas kawasan sekolah dan lingkungan sekitarnya, 4) pengembangan sistem pendukung yang ramah lingkungan, dan 5) pengembangan manajemen sekolah berwawasan lingkunganProgram Green School merupakanbagian tak terpisahkan dari keseluruhan program pengembangan sekolah, oleh sebab itu program Green School akan terintegrasi ke dalam program pengembangan sekolah. Pengembangan kurikulum berwawasan lingkungan dan pendidikan berbasis komunitas terwadai dalam programkurikulerdanekstra kurikuler. Sedangkan pengembangan kawasan sekolah dan pengembangan sistem pendukung yang ramah lingkungan termasuk dalam program pengelolaan lingkungan fisik/fasilitas. Selanjutnya pengembangan lingkungan sosial/lingkungan kerja merupakan bagian dari pengembangan manajemen sekolah. Secara diagramatis dapat dilihat pada gambar 2.3.Desain Kurikulum Pendidikan Lingkungan HidupProgram Sekolah berwawasan lingkungan merupakan program pendidikanlingkungan hidup yang komprehensif yaitu dengan menjadikan issue lingkungan hidupsebagai issue yang terintegrasi dalam program sekolah sehari-hari. Dalam rangkamemberikan panduan dalam pengembangan program tersebut maka perlu dikembangkan ruang lingkup materi program tersebut. Program sekolah berwawasan lingkungan meliputi program intrakurikuler, ekstrakurikuler dan pengembangan sekolah. Program-program tersebut merupakan program pilihan yang bisa dilaksanakan seluruhnya atau sebagian. Ruang lingkup materi yang dikembangkan tentunya disesuaikan dengan 3 (tiga) jenis program di atasGambar 2. Diagram Program Green Schoola.Program IntrakurikulerProgram intrakurikuler terdiri dari: (1) Integrasi pendidikan lingkungan hidup ke dalam kurikulum yang digunakan pada setiap mata pelajaran, (2) Pendidikan lingkungan hidup sebagai muatan lokal. Desain kurikulum pendidikan lingkungan hidup harus mengacu kepada pendekatan integratif inovasi pembelajaran. Dalam kerangka pengembangan kurilukulum tersebut perlu dikembangkan domain-domain yang memberikan pembatasan atau ruang lingkup pengembangan materi.b.Program EkstrakurikulerKegiatan ekstrakurikuler merupakan salah satu dari program sekolah berwawasan lingkungan yang menjadi target dalam rangka pendidikan lingkungan hidup di sekolah. Ruang lingkupatau kurikulum pembelajaran pendidikan lingkungan hidup pada program ekstra kurikuler bisa menggunakan desain kurikulum sama seperti untuk program intrakurikuler, akan tetapi dalam program ekstrakurikuler lebih baik dibuat berupa program-program yang disesuaikan dengankegiatan ektra kurikuler itu sendiri.c.Program pengembangan sekolahProgram pengembangan sekolah merupakan program yang dikembangkan oleh komite lingkungan sekolah yang implementasinya melibatkan seluruh stake holder sekolah. Dibawah ini adalah program program yang dapat dikembangkan, antara lain:1)Program penghematan sumber dayaProgram ini merupakan program penghematan sember daya yang ada di sekolah seperti penggunaan air, listrik, kertas, dan lain-lain.2)Minimisasi pencemaranProgram ini adalah program yang bertujuanuntuk mengurangi pencemaran di sekolah seperti mengurangi sampah disekolah, seperti melakukan pemisahan sampah organik dan non organik, sampah kertas di daur ulang dijadikan kerajinan tangan, dan lain-lain.DAFTAR PUSTAKAAnderson, H. A et al 1993.Environmental Science. Macmillan Publishing Company. New York.Barrow, C.J.,Developing the Environment, Problems & Management, (London: Longman Scientific & Technical, 1995)Brown, R Lester 1992.Tantangan Masalah Lingkungan Hidup.Yayasan Obor Indonesia. Jakarta.Chiras, D. Daniel 1985.Environmental Science. Benjamin Publishing Company, California.Komisi Dunia Untuk Lingkungan dan Pembangunan 1988.Hari Depan KitaBersama.Gramedia Jakarta.Miller, G. Tyler, Jr.,Living in the Environment, An Introduction to Environmental Science(Belmont, California: Wadsworth Publishing Company., 1985)Poniah, Wimala.,Environmental Education for Biodiversity and Sustainable Development, ed.Mohamad Sorjani dan Monoca Hale (Jakarta: University of Indonesia in cooperation with London Guildhall University, 1977)Silver, C. Simon. 1992. SatuBumi Satu Masa Depan. Remaja Rosdakarya. Bandung.Soemarwotto, Otto. 1991. Ekologi,Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Djambatan. Jakarta.Soerjani, M. et al 1987.Lingkungan: Sumberdaya Alam danKependudukan dalam Pembangunan. UIPress. UI-Jakarta.UUPPLH No 32 Tahun 2009Diposting olehcavumdi20.23

Jumat, 21 September 2012

3 .DOWNLOADLAGU RHOMA IRAMA

<!--ijang supriatna DOWNLOAD MP3 RHOMA IRAMA FULL ALBUM SONETA 1973 | BOBODORAN SUNDA EUUYYYY -->

DOWNLOAD MP3 RHOMA IRAMA FULL ALBUM SONETA 1973

DOWNLOAD MP3 GRATIS BOBODORAN SUNDA EUUYYYY RHOMA IRAMA SI RAJA DANGDUT FULL ALBUM DARI 1973 KLIK DI JUDUL UNTUK DOWNLOAD



Rhoma Irama dengan Soneta Group-nya telah banyak mempersembahkan lagu-lagu bermutu untuk kita. Bahkan, sebelum lahir Soneta Group pada 13 Oktober 1970 pun, Rhoma Irama telah menyanyikan banyak lagu. Berdasarkan pengakuannya, Rhoma Irama telah menciptakan sekitar 685 buah lagu. Dari 685 lagu ciptaan Rhoma Irama tersebut, di sini hanya akan dipaparkan sebagian saja, karena keterbatasan pengetahuan penulis tentang lagu-lagu beliau.
Berikut ini adalah lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Rhoma Irama dengan iringan musik oleh Soneta Group.

  1. ALBUM RHOMA IRAMA DAN SONETA GROUP (VOLUME I - XVI)

Soneta Volume I - Begadang- 1973 (Yukawi)

Inilah debut album Soneta Group bersama Yukawi yang melejitkan hits Begadang. Dengan lirik dan beat yang sederhana lagu Begadang menghantarkan Soneta Group bersama Pak Haji dan Elvy Sukaesih ke gerbang kesuksesan. Konon sebetulnya yang dijagokan adalah lagu Tung Keripit yang dinilai memiliki nilai lebih dari segi aransemen musik dan beat lagu. Lagu Begadang sempat pula direkam dan diedarkan oleh Remaco dengan artis Favourites Group pimpinan A. Riyanto. Pada tahun 80-an, Group Jazz Karimata (kalau tidak salah) pernah merekam lagu Begadang secara instrumental.
Album Begadang merupakan kaset Indonesia pertama yang menyelipkan lirik lagu pada sampul/cover kasetnya.
Cover kaset menampilkan foto Pak Haji yang berambut gondrong dan Elvy Sukaesih berdiri di depan rumah dengan pakaian khas tahun 70-an.


Soneta Volume II -Penasaran- 1974 (Yukawi)




Album ini melahirkan hits Penasaran. Lagu Teman sekilas sangat mirip dengan lagu Holiday-nya Bee Gees.
Cover kaset gambar setengah badan yang diambil dari samping, Pak Haji bersedekap berhadapan dengan Elvy S. yang juga bersedekap saling berpandangan.

Soneta Volume III -Rupiah- 1975 (Yukawi)


1. Rupiah (Rhoma Irama)
7. Asal Sombong (Elvie S.)

Album ini dirilis menjelang keberangkatan Pak Haji ke tanah suci. Cover kasetnya keren. Pak Haji dan Elvy S. berdiri sejajar bertumpu pada instrumen musik dengan busana merah menyala dan rambut yang dibiarkan tergerai.
Album ini menjadi puncak perseteruan antara Remaco dan Yukawi yang saling mengklaim mempunyai hak kontrak atas Pak Haji, Elvy dan Soneta. Bahkan saling perang iklan/somasi yang dimuat pada majalah Tempo. Album ini juga merupakan album terakhir Elvy S. bergabung dengan Soneta dan selanjutnya bersolo karir di bawah Remaco, seteru Yukawi. Lagu-lagu dalam album ini malah direkam dan diedarkan oleh Remaco dengan penyanyi Nanang Qosim (Qori’) dan mengganti judul lagu Rupiah menjadi Uang, Birahi menjadi Nafsu dan Hello-hello menjadi Apa Kabar. Remaco mengaku telah membeli lagu tersebut dari pihak Pak Haji. Pak Haji yang saat itu sedang berada di karantina Haji sama sekali tidak mengetahuinya. Belakangan diketahui ada kerabat Pak Haji yang menjual lagu tersebut kepada Remaco.
Semua lagu ciptaan Pak Haji kecuali lagu Beku yang diciptakan bersama Yeyet (ada yang tahu siapa dan di mana Yeyet ini sekarang?)
Lagu terakhir (Mengapa Merana) sepertinya tidak dibuat dan diiringi oleh Soneta karena terasa sekali atmosfernya beda dengan atmosfer musik Soneta.

Soneta Volume IV -Darah Muda- (Yukawi)


Album ini adalah debut pertama Rita Sugiarto bergabung bersama Soneta. Album ini merupakan kaset pertama yang memberikan hadiah kepada pembelinya berupa sebuah poster yang berukuran sangat besar yang bergambar Pak Haji yang sudah tidak gondrong lagi sepulang ibadah haji dan Rita S. yang sedang melambaikan tangan.


Soneta Volume V -Musik- (Yukawi)


Album ini adalah album terakhir Herman (Bass) dan Kadir (gendang) bergabung dengan Soneta. Karena perbedaan prinsip keduanya mengundurkan diri usai sebuah pertunjukan tour show di Jawa Timur.
Herman dan Kadir kemudian membentuk OM. Sanita dengan penyanyi Teti Safari, kemudian sempat bergabung dalam OM. Mahkota bersama Elvy Sukaesih dan sempat pula bergabung dengan Tarantula-nya Camelia Malik dan Reynold Panggabean. Penampilan mereka bersama Tarantula bisa disaksikan pada film Colak-coleknya Camelia Malik.
Tahun 2003 Herman kembali bergabung menggantikan Alm. H. Popong yang saat itu sakit keras.
Cover kasetnya bergambar Pak Haji menyandang gitar dengan pakaian putih lengkap dengan sorbannya.

Soneta Volume VI -135.000.000- (Yukawi)


Posisi gendang pada album ini diisi oleh H. Afif, yang awalnya adalah musisi Rock Gafiyas dari Jawa Timur. Herman masih sempat mengisi bass untuk album ini.
Lagu 135.000.000 menjadi lagu favorit pilihan pemirsa yang diselenggarakan oleh Radio Puspen Hankam ABRI, sedangkan Rhoma Irama dan Rita S. meraih predikat penyanyi kesayangan pemirsa.
Lagu 135.000.000 adalah satu-satunya lagu di Indonesia yang judulnya berubah-ubah setiap tahun. Saya punya rekaman live Pak Haji menyanyikannya menjadi 165.000.000 pada pertunjukan Indonesia Musik Festival di Istora Senayan, menjadi 185.000.000 pada pertunjukan Semarak Dangdut di Ancol dan belakangan menjadi 200.000.000.
Cover album ini Pak Haji berjubah hitam mengadahkan tangan ke udara sambil menyandang gitar.

Soneta Volume VII -Santai- (Naviri)

Pak Haji pada saat perilisan album ini menyebutnya sebagai funky dangdut. Indra Lesmana sangat suka lagu Santai yang menurutnya pada Majalah Mutiara tahun 1985 sebagai fusion. Group Band GIGI pernah membawakan lagu ini pada show-nya di Amerika. Kolaborasi yang apik untuk lagu santai terjadi saat acara Joged RCTI yang menampilkan kolaborasi Soneta dan DKSB-nya (alm.) Harry Rusli yang menggandeng penyanyi jazz, Shania untuk duet bersama Pak Haji. Kehebohan terjadi karena Harry Rusli membawa perabot makan mulai dari piring, sendok sampai meja keatas panggung. Slank-pun pernah membawakan lagu ini pada pertunjukan Slank dan Soneta di Sidoarjo. Di tangan Slank, lagu Santai jadi makin nge-rock dan sangat asyik dinikmati.
Cover album ini bergambar Pak Haji sedang memainkan Sitar India lengkap dengan tumpukan gendang tabla-nya. Pada Album ini bass sudah mulai diisi oleh H. Popong, rekan H. Afif di Band Gafiyas.

Soneta Volume VIII -Hak Azazi- (Yukawi)

2. Cape (Rhoma Irama/Rita S.)

Menurut saya inilah awal revolusi dangdut ala Soneta. Raungan gitar Pak Haji mulai dominan pada album ini. Sound Gitarnya sudah sangat mirip Ritchie Blackmore. Saya paling suka permainan melody Pak Haji pada lagu Buta dan Percuma. Sepertinya lagu Buta ini satu-satunya lagu yang menggambarkan perasaan seorang tunanetra benar-benar menyentuh. Pada lagu Ingkar, Pak Haji mencoba bergaya nge-rap pada beberapa bagian syairnya. Lagu Kuraca mengingatkan saya pada lagu Dendang Riang yang dibawakan Pak Haji tahun 70-an bersama OM. Purnama. Terobosan Pak Haji bersama SONETA di album ini benar-benar berhasil dan hebat.
Album ini sempat dilarang diiklankan di TVRI, bahkan mulai pada saat itu Rhoma dan Soneta benar-benar diharamkan masuk TVRI meskipun hanya lewat iklan. Alasan tertulisnya tidak pernah ada. Tetapi kemungkinan karena kemenangan PPP yang didukung Pak Haji atas Golkar di DKI Jakarta membuat merah muka para penguasa saat itu. Saya pernah membaca alasan yang sangat menggelikan yaitu karena dangdut dianggap bukan budaya nasional, bahkan menyuruh Pak Haji mengganti suara gendang dengan drum. Apakah musik Pop itu budaya Nasional, sehingga bisa bebas wara-wiri muncul di TVRI? Rhoma tetap tak bergeming, Soneta tetap eksis tanpa TVRI. Meskipun begitu Pak Haji sempat pula merilis Album Pop bertajuk Remaja dan Bulan dengan iringan Naviri Group.
Cover kaset album ini bergambar Pak Haji dan Rita S. berjaket kulit ketat saling menyandang guitar. Bagi yang jeli ternyata album ini diedarkan dengan dua macam gambar cover yang berbeda meskipun dengan nuansa dan pakaian yag sama.

Soneta Volume IX -Begadang- (II-Yukawi)

4. Siapa (Rita S.)

Sepertinya album ini dibuat berbarengan dengan Volume VIII, karena pada Volume VIII sudah tercatat lagu Hayo pada urutan terakhir tetapi dicoret dengan tinta hitam. Album ini bergambar foto Pak Haji saat tampil live show.

Soneta Volume X -Sahabat- (Yukawi)

Ternyata revolusi belum berakhir. Lewat Album ini Soneta kembali membuktikan keunggulannya dalam meramu musik Rock-Dangdut yang disebut Pak Haji sebagai Dynamic Dangdut. Perubahan terlihat jelas pada pukulan gendang H. Afif yang kini dilengkapi drum. Juga raungan Hammond dan Farfisa-nya H. Riswan pada lagu tersesat.
Album ini merupakan album volume terakhir Rita S. bergabung dengan SONETA, dan untuk selanjutnya ber-solo karir mendirikan Jackta Group bersama suaminya Jacky Zimah dan melambungkan hits Jacky.
Album ini bergambar Pak Haji menyandang gitar dalam dua frame yang bersambungan.


Soneta Volume XI -Indonesia- (Yukawi)

Album ini makin membuat merah telinga rezim korup Orde Baru. Korupsi dan kesenjangan sosial digarap habis-habisan pada lagu Indonesia. Sampai saat ini lagu Indonesia tetap aktual untuk dibawakan. “Yang kaya makin kaya… yang miskin makin miskin…” tetap terjadi sampai saat ini. Bisa dikatakan inilah lagu kritik sosial terbaik Pak Haji dan Soneta.
Untuk pertama kalinya album Soneta dimulai dengan sapaan Assalamualaykum kepada para penggemar. Album ini Pak Haji menggamit Nandani sebagai penyanyi tamu menggantikan Rita Sugiarto. Lagu Takkan Lagi diambil dari lagu film India yang berjudul sama yaitu Main Tulsi Tere Anggar Ki.
Untuk pertama kalinya pula side B diisi tetap dengan lagu-lagu Soneta setelah pada album-album sebelumnya Side B diisi oleh grup dangdut lain, seperti: Meggy Z, Ruston Nawawi, dll.
Album ini bercover foto Pak Haji berkaos kuning, menyandang gitar dengan latar bendera merah putih.

Soneta Volume XII -Renungan dalam Nada- (Yukawi)

Untuk pertama kalinya memakai judul album yang tidak ada dalam deretan lagu. Dibuka dengan intro musik layaknya pertunjukan panggung drama. Pada album ini terdengar sekali gaya pukulan gendang H. Afif yang sangat berbeda dengan pukulan gendang grup dangdut lainnya. Soneta makin ekspresif di album ini. Pemilihan judul album sangat sesuai dengan syair-syair lagu yang sangat sarat nilai dakwah.
Pada album ini ada beberapa bafian bass yang dimainkan oleh Lucy Angoman, bassist Soneta Girl karena kebetulan H. Popong cidera tangan.
Cover album ini mengambil gambar dari satu scene adegan lagu Bimbang dalam film Sebuah Pengorbanan.

Soneta Volume XIII -Emansipasi Wanita?- (Soneta Record)


Album ini merupakan album pertama yang diproduksi sendiri oleh Pak Haji di bawah label Soneta Record yang mengambil alih Yukawi karena sudah tidak aktif lagi. Album ini membawa pencerahan baru bagi musik Soneta. Pak Haji memasukkan Brass Section yang diisi oleh Dadi, Farid dan Yanto pada saxofone, alto sax dan trompet. Penyanyi wanitanya pun pendatang baru yang diperkenalkan langsung dalam album ini, yaitu Nur Halimah untuk membawakan lagu manis, Nasib Bunga.
Sayangnya album spektakuler ini harus terkena imbas peceraian Pak Haji dengan Ibu Veronica yang sempat membuat banyak penggemar kecewa, bahkan ada beberapa yang membakar koleksi kaset-kaset Sonetanya (tapi akhirnya pada nyesel tuh!).
Album ini sangat kaya dalam aransemen musik dan kuat dalam syair lagu-lagunya. Pak Haji mengangkat tema Emansipasi yang belum pernah diangkat oleh musisi Indonesia sampai saat ini. Saya paling suka syair lagu Nilai Sehat, maknanya dalam sekali. Album ini sempat dirilis ulang tetapi dengan mengangkat lagu Modern sebagai judul utamanya.
Pada kaset 17 lagu Soundtrack film Rhoma Irama keluaran Naviri lagu Modern sempat diganti syairnya yaitu pada syair :
1.
Mari membangun…ngun Negara… ra
Dengan landasan…. san Agama” diganti menjadi:
Mari membangun…ngun Negara…ra
Mari amalkan…kan Agama”
2.
Memakai jilbab rapi sopan dan beradab diganti menjadi:
Dan berbusana rapi sopan dan beradab…
Cover album ini sangat bagus, dibuat hitam putih dengan fokus wajah close-up Pak Haji dengan pedang di tengah wajah yang membagi warna wajah Pak Haji Hitam dan putih.

Soneta Volume XIV -Judi- (Maa Record)

5. Roda Kehidupan (Rhoma Irama)

Album ini adalah pecahan album soundtrack film Nada-nada Rindu yang keseluruhan berisi 8 lagu dan mungkin atas perhitungan bisnis dibagi menjadi dua album. Sejatinya album ini hanya berisi 2 lagu yang bukan soundtrack film yaitu Penyakit Cinta dan Harga Diri. Untuk album ini Pak Haji kembali menggamit Riza Umami pada vokal pendamping. Memang secara power suara Riza Umami lebih kuat dibanding Nur Halimah yang sangat cocok untuk lagu-lagu slow/lembut.
Lagu Judi menjadi titik awal kemunculan kembali Soneta di TVRI setelah dicekal selama 11 tahun, sejak tahun 1977. Lagu Judi muncul pertama kali di TVRI pada tanggal 8 Mei 1988 pada acara Kamera Ria.
Pada film Nada-nada Rindu syair lagu Judi tidak sama dengan yang dibawakan dalam kaset yaitu:
Kaset :
Apapun nama dan bentuk judi….semuanya perbuatan keji
Apapun nama dan bentuk judi….jangan dilakukan dan jauhi
Film:
Kalau orang sudah gila judi….uang belanja pun di kebiri
Kalau orang sudah gila judi….tak punya uang bisa mencuri
Cover album ini Pak Haji menyandang guitar dengan latar belakang kartu domino.

Soneta Volume XV -Gali Lobang Tutup Lobang- (MSC Record)

Walaupun sudah boleh muncul lagi di TV, tetapi album ini tidak pernah dipromosikan di tv, oleh karena itu tidak ada video klip album ini.
Album ini merupakan album terakhir bagi H. Wempy (rhythm guitar), salah seorang anggota awal Soneta yang mengundurkan diri dan kemudian membentuk OM. Rohata yang sempat melambungkan nama Ayu Soraya lewat album Cinta Berpayung Bulan. Selanjutnya posisi rhythm guitar diisi oleh Lukman.
Cover albumnya Pak Haji berjaket kulit coklat berselempang gitar.

Soneta Volume XVI -Bujangan- (MSC Record)
Album ini boleh dikatakan sebagai mini album, karena side A dan side B hanya berisi 5 lagu tersebut (3 di side A dan 2 di side B). Untuk promosi di tv ditampilkan lagu Bujangan yang di-shoot di Studio Soneta Record.
Lagu Pesta Pasti Berakhir sempat dipromosikan pada acara Titian Muhibah kerjsama TVRI dan RTM Malaysia. Cover album bergambar close-up wajah Pak Haji tanpa guitarnya.
Inilah album terakhir Rhoma Irama dan Soneta yang berisi sedikitnya 5 lagu baru, karena selanjutnya dan sampai saat ini Pak Haji hanya merilis album-album single yang hanya berisi 1 lagu baru dan selebihnya lagu-lagu yang sudah pernah dirilis sebelumnya.
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Thank to:
Sumber Artikel : TonyVanjava
             Link     : Mbah Google
             hosting : 4shared


2 komentar:


  1. ada yg belum masuk agan sekalian request kala ada punya judulnya gitar tua ( rhoma irama )
    BalasHapus
  2. juragan , mirassantika reQ gua ne...............
    BalasHapus
ORANG BIJAK SELALU MENINGGALKAN JEJAK !






-->